Pilih Rumah atau Apartemen ya?


Jika kita dihadapkan pada pilihan beli rumah atau apartemen? maka pengalaman masa lalu kita sedikit banyak akan mempengaruhi pilihan mana yang akan kita pilih. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, namun alangkah baiknya jika pilihan jatuh pada keyakinan anda, karena didasari atas kebutuhan dan kenyaman anda tentunya.

Beli rumah atau apartemen, sebuah pilihan yang mudah untuk diputuskan tentunya bagi mereka yang memiliki pemahaman yang benar tentang kondisi-kondisi sebagai berikut:

1.  Lokasi

Kondisi pertama yang harus dipikirkan adalah lokasi, karena hal pertama mengapa apartemen itu dibuat karena faktor lokasinya yang strategis dengan daerah perkantoran, pendidikan, pusat perbelanjaan, hiburan dan rekreasi. Jika faktor ini yang menjadi pilihan maka apartemen perlu diperhitungkan karena harga rumah biasanya sangat fantastik di daerah strategis.

2.  Harga dan Luas

Perbedaan yang mudah dilihat antara rumah dan apartemen adalah harga dan luas. Dengan harga 800 juta untuk membeli rumah di daerah depok kita bisa mendapatkan rumah dengan luas tanah 200m persegi, sedangkan untuk membeli apartemen dengan harga yang sama kita hanya dapat membeli apartemen dengan luas 45m persegi di daerah Tanah Kusir.

3.  Kenyamanan

Jika faktor kenyamanan di lihat dari sisi luas tanah maka secara otomatis rumah lebih nyaman dibandingkan apartemen, jika dipandang dari segi sosial masyarakat maka rumah juga menjadi pilihan terbaik tuk menjadi pilihan dibandingkan apartemen, tapi jika berbicara letak yang strategis maka apartemen menjadi pilihan yang tepat dibanding rumah.

4.  Investasi

Rumah ataupun apartemen jika diperuntukkan untuk investasi maka keduanya sama-sama menguntungkan, sejalan dengan waktu harga property baik rumah maupun apartemen akan selalu naik. Yang menjadi pertanyaan adalah lebih untung mana berinvestasi pada property rumah atau apartemen? Semua itu tergantung banyak faktor, jika lokasi apartemen terletak di Jakarta maka ini menjadi sebuah alternatif yang sangat menguntungkan.

5.  Privasi

Keinginan untuk tinggal ditempat yang jauh dari gangguan orang-orang disekitar lingkungan tempat tinggal terkadang muncul, bukannya ingin terbebas dari sosial masyarakat tetapi lebih mencari ketenangan setelah lelah bekerja dan ingin nyaman ketika berada di tempat tinggal. Apartemen biasanya menjadi pilihan tepat tuk permasalahan ini, karena biasanya mereka yang tinggal di apartemen adalah orang-orang yang sibuk dengan urusan bisnisnya.

6.  Fasilitas

Fasilitas menjadi hal penting terkait dengan penjagaan kesehatan diri dan anggota keluarga. Hampir seluruh apartemen memiliki fasilitas-fasilitas tersebut seperti tennis court, children playground, kolam renang, sauna, whirl pool, fitnes center dan lainnya. Dan fasilitas tersebut bisa digunakan dengan cuma-cuma.

7.  Legalitas

Jika kita membeli rumah maka kita akan mendapatkan SHM (Surat Hak Milik). SHM adalah surat kepemilika yang terkuat, tidak ada batas waktu, bisa diwariskan turun temurun dan hanya bisa dimiliki oleh Warga Negara Indonesia. Jika membeli sebuah apartemen maka kita akan mendapat sertifikat HGB (Hak Guna Bangunan). HGB memiliki batas waktu sampai dengan 20 tahun. Kita harus perhatikan apakah HGB murni atau HGB diatas HPL (Hak Pengelola Lahan). Jika HGB murni maka tanah milik developer, jika setelah sertifikat habis maka bisa diperpanjang. Kalau HGB di atas HPL berarti tanah tersebut bukan milik developer melainkan kerjasama developer dengan pihak lain sebagai pemilik tanah. Setelah jangka waktu sertifikat habis maka hak bangunan dan tanah menjadi hak pemilik tanah.


Jadi sekarang pilihan ada di tangan kita pilih rumah atau apartemen, keduanya ada kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Kalo saya pilih RUMAH ;-)
Judul: Pilih Rumah atau Apartemen ya?
Rating: 10 out of 10 based on 24 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Agung

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda...

0 komentar:

Posting Komentar