Mencoba Investasi Condotel


Halo, jumpa lagi dengan saya di rangkaian tulisan tentang Investasi Condotel. Setelah memahami apa itu investasi condotel, kali ini saya akan berbagai mengenai potensi keuntungan dari investasi condotel.

Hmm, jadi apakah condotel menguntungkan untuk investasi? Di bawah ini saya akan memberikan ilustrasi tentang keuntungan yang diterima seorang pemilik condotel di salah satu kota tujuan wisata di Indonesia. Ilustrasi ini hanya akan memberikan gambaran, dan angka-angka yang diberikan bukanlah angka yang sama persis dengan yang diterimanya.

Satu unit condotel (tipe Junior Suite) seharga Rp 440.000.000 dibeli di awal tahun 2005 saat bangunan telah berdiri dan hotel baru mulai beroperasi, harga termasuk perabot di dalamnya. Rental Guarantee 10% per tahun selama 2 tahun, diambil di awal sejumlah Rp 96.000.000, dan digunakan untuk mengurangi harga unit. Sehingga total yang dibayarkan, termasuk biaya-biaya (pajak, notaris) adalah sekitar Rp 360.000.000.

Tahun     Return            Pendapatan Lain         Pengeluaran     Total
2005      0                     2.000.000                  0                    2.000.000
2005      0                     2.000.000                  0                    2.000.000
2007      46.000.000     1.000.000                  0                   47.000.000
2008      44.000.000     1.000.000                  0                   45.000.000
2009      40.000.000     600.000                     0                   40.600.000
2010      39.000.000     600.000                     0                   38.600.000
2011      40.000.000     0                                0                   40.000.000
2012      39.000.000     0                               11.000.000    27.000.000
Total Penghasilan setelah pajak                                             Rp 236.000.000

Return pada tahun ke-1 dan ke-2 adalah 0 karena sewa telah diambil di depan untuk mengurangi harga unit condotel. Pendapatan lain yang diterima adalah hasil penjualan voucher hotel. Sebenarnya sewa condotel ini cukup mahal, untuk tipe Junior Suite sekitar 800 ribu rupiah per malam. Tetapi pemilik kebanyakan menggunakan jatah menginapnya untuk keperluan pribadi atau menjual hak menginap dengan diskon. Pengeluaran di tahun ke 8 adalah untuk biaya renovasi dan penggantian beberapa furniture.

Total return condotel setelah 8 tahun adalah Rp 252.200.000. Dengan biaya pembelian sebesar Rp 360.000.000 maka nilai rata-rata return per tahun adalah  8,7%. Memang lebih baik dari rate deposito, tapi masih lebih rendah dari rata-rata rate reksa dana saham ataupun campuran di Indonesia. Jika ditambahkan dengan capital gain atau keuntungan dari selisih harga jual (berdasarkan harga pasar apartemen) dengan harga belinya, maka nilai asumsi keuntungan investasi ini bisa lebih besar.

Anda tertarik? Dengan ilustrasi di atas memang investasi ini cukup menggiurkan. Akan tetapi jangan lupa untuk tetap cerdas menganalisis tawaran condotel yang ada. Berikut beberapa tips yang bisa anda pergunakan saat memilih:

Selidiki tingkat okupansi hunian hotel di lokasi Condotel idaman. Sebagai hotel, return condotel sangat tergantung dengan tingkat huniannya. Makin tinggi, makin laku hotel tersebut akan sangat berpengaruh pada pendapatan anda. Biasanya operator hotel terkenal akan lebih mudah memasarkan hotelnya, dan lebih baik dalam hal pelayanannya. Tetapi perhatikan juga kepadatan hotel yang ada di wilayah incaran anda. Makin banyak pemain berarti makin sedikit porsi kue yang bisa didapat bukan?

Cermati tawaran pembagian keuntungannya. Ada yang perbulan, per kuartal maupun tahunan. Pembagian keuntungan ini juga tidak langsung dibayarkan, karena butuh waktu untuk perhitungan akuntansi dan pajak. Biasanya dana akan dikreditkan ke rekening anda sekitar 1 hingga 2 bulan dari periode penghitungannya. Oya, saat menganalisis asumsi return jangan lupa untuk memasukkan komponen pajak ya. Untuk pendapatan sebagai pemilik unit anda akan dikenai Pph sebesar 10%. Baca kontraknya dengan teliti, untuk memastikan semua hak anda terpenuhi dan kewajiban dapat anda laksanakan.

Sebagaimana investasi properti, resiko-resiko dalam pemilihan condotel memiliki resiko yang sama, seperti adanya depresiasi atau penurunan harga bangunan. Untuk condotel, biaya depresiasi furniture dan renovasi ruang juga perlu diperhitungkan sebagai biaya investasi. Jangan lupa dengan aspek legal bangunan, seperti ijin peruntukan, dan status kepemilikan tanahnya.

Prioritaskan pembelian rumah pertama. Condotel didesain sebagai investasi properti untuk rumah kedua, ketiga dan selanjutnya, bukan untuk hunian tetap. Sebagai kendaraan investasi, kurangi faktor emosional saat memilih. Sebesar apapun rasa suka anda pada condotel di pinggir pantai Bali, misalnya, tetaplah perhitungkan potensi return nya. Jangan sampai membayar ratusan juta dengan cicilan KPA bertahun-tahun hanya untuk menikmati beberapa hari dalam setahun menginap gratis, dengan return yang minimal.  Tipe investasi ini akan lebih bermanfaat untuk anda yang sering bepergian secara rutin ke suatu kota tertentu karena akan mempermudah dan menghemat biaya akomodasi.

Tetap pertimbangkan berbagai investasi lain dan pilihlah yang memberikan resiko, return dan karakteristik yang paling sesuai dengan kebutuhan anda

Jika semua sudah sesuai dengan kebutuhan anda, jangan lupa menjaga alokasi cash flow anda. Walaupun ada tambahan cicilan bulanan untuk pembayaran KPA Condotel, cash flow anda tetap positif kan :) ?

Menyiapkan Strategi Investasi Property


Menyiapkan strategi dalam berinvetasi property menjadi hal yang sangat dianjurkan karena investasi property bisa menjadi salah satu invetasi yang menguntungkan jika di manage dengan baik. Investasi property menjadi salah satu pilihan untuk menjaga kestabilan keuangan saat ini. Banyak investor yang hari ini memilih property untuk menyelamatkan harta mereka, dengan melakukan invetasi property maka banyak hal yang membuat kerja kita lebih ringan kedepan. Namun tuk itu dibutuhkan kerja awal yang membutuhkan ketelitian dan kesungguhan sehingga investasi property kita menguntungkan.

Persiapan awal sebelum menyiapkan strategi investasi property yang kita siapkan terlebih dahulu adalah modal. Modal tidak selalu berupa uang namun berupa modal kesiapan dan keberanian anda untuk memulai bisnis property. Jika modal sudah disiapkan saatnya memulai strategi untuk mempersiapkan investasi property yang baik.

Pertama tentukan investasi properti apa yang ingin anda lakukan, apakah tanah, rumah, kendaraan, atau yang lainnya, itu harus anda tentukan, pada umumnya investasi yang sering dilakukan oleh orang-orang adalah memilih properti rumah. Jika anda memilih rumah sebagai properti yang akan anda investasikan, yang harus anda laukan adalah memilih lingkungan rumah yang sekiranya strategis atau yang mudah dijangkau, dalam hal ini biasanya adalah jalan raya ataupu dekat dengan perkotaan dan sebagainya. 

Lakukan pinjaman modal untuk melakukan pembayaran di muka tanpa harus menggunakan uang anda sendiri, manfaatkan dana pinjaman di bank. Tapi jika anda mempunyai tabungan sendiri malah jauh lebih baik peminjaman ke bank tidak disarankan. Kemudian selanjutnya adalah lakukan penawaran, dalam hukum jual beli pastinya selama sepanjang akad yang dilakukan pasti ada penwaran antara penjual dan pembeli, nah jika anda sebagi pembeli lakukan penawaran seminim mungkin.

Setelah melakukan pembayaran dan penawaran terhadap harga mungkin selanjutnya anda melakukan strategi untuk promosi terhadap rumah yang sudah anda beli. Biasanya anda akan menyewakan rumah tersebut, strategi promosi bisa dilakukan dimana saja dan menggunakan media apapun asalakan tepat sasaran. Saat ini yang sering dilakukan adalah media internet untuk sarana promosi yang cukup tepat. Karena siapa saja bisa melihat dan jauh lebih efektif juga bisa memanfaatkan layanan jasa pemasangan iklan gratis. 

Namun kalau bisa lakukan promosi sesering mungkin dan selalu perbanyak promosi yang anda lakukan. Karena ingat anda membeli rumah tersebut dengan mengangsur, jika anda belum bisa mendapatkan pelanggan untuk menyewa rumah tersebut bisa jadi anda tidak bisa mengangsur rumah tiap bulannya. Jadi harus betul-betul diperhatikan masalah promosi ini. Dengan melakukan strategi-strategi sederhana ini pasti nanti anda akan bisa merasakan manfaatnya dalam investasi property. Tunggu apalagi? segera mulai aksi dasyat anda membangun bisnis di dunia property, selamat memulai.

Pilih Rumah atau Apartemen ya?


Jika kita dihadapkan pada pilihan beli rumah atau apartemen? maka pengalaman masa lalu kita sedikit banyak akan mempengaruhi pilihan mana yang akan kita pilih. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan, namun alangkah baiknya jika pilihan jatuh pada keyakinan anda, karena didasari atas kebutuhan dan kenyaman anda tentunya.

Beli rumah atau apartemen, sebuah pilihan yang mudah untuk diputuskan tentunya bagi mereka yang memiliki pemahaman yang benar tentang kondisi-kondisi sebagai berikut:

1.  Lokasi

Kondisi pertama yang harus dipikirkan adalah lokasi, karena hal pertama mengapa apartemen itu dibuat karena faktor lokasinya yang strategis dengan daerah perkantoran, pendidikan, pusat perbelanjaan, hiburan dan rekreasi. Jika faktor ini yang menjadi pilihan maka apartemen perlu diperhitungkan karena harga rumah biasanya sangat fantastik di daerah strategis.

2.  Harga dan Luas

Perbedaan yang mudah dilihat antara rumah dan apartemen adalah harga dan luas. Dengan harga 800 juta untuk membeli rumah di daerah depok kita bisa mendapatkan rumah dengan luas tanah 200m persegi, sedangkan untuk membeli apartemen dengan harga yang sama kita hanya dapat membeli apartemen dengan luas 45m persegi di daerah Tanah Kusir.

3.  Kenyamanan

Jika faktor kenyamanan di lihat dari sisi luas tanah maka secara otomatis rumah lebih nyaman dibandingkan apartemen, jika dipandang dari segi sosial masyarakat maka rumah juga menjadi pilihan terbaik tuk menjadi pilihan dibandingkan apartemen, tapi jika berbicara letak yang strategis maka apartemen menjadi pilihan yang tepat dibanding rumah.

4.  Investasi

Rumah ataupun apartemen jika diperuntukkan untuk investasi maka keduanya sama-sama menguntungkan, sejalan dengan waktu harga property baik rumah maupun apartemen akan selalu naik. Yang menjadi pertanyaan adalah lebih untung mana berinvestasi pada property rumah atau apartemen? Semua itu tergantung banyak faktor, jika lokasi apartemen terletak di Jakarta maka ini menjadi sebuah alternatif yang sangat menguntungkan.

5.  Privasi

Keinginan untuk tinggal ditempat yang jauh dari gangguan orang-orang disekitar lingkungan tempat tinggal terkadang muncul, bukannya ingin terbebas dari sosial masyarakat tetapi lebih mencari ketenangan setelah lelah bekerja dan ingin nyaman ketika berada di tempat tinggal. Apartemen biasanya menjadi pilihan tepat tuk permasalahan ini, karena biasanya mereka yang tinggal di apartemen adalah orang-orang yang sibuk dengan urusan bisnisnya.

6.  Fasilitas

Fasilitas menjadi hal penting terkait dengan penjagaan kesehatan diri dan anggota keluarga. Hampir seluruh apartemen memiliki fasilitas-fasilitas tersebut seperti tennis court, children playground, kolam renang, sauna, whirl pool, fitnes center dan lainnya. Dan fasilitas tersebut bisa digunakan dengan cuma-cuma.

7.  Legalitas

Jika kita membeli rumah maka kita akan mendapatkan SHM (Surat Hak Milik). SHM adalah surat kepemilika yang terkuat, tidak ada batas waktu, bisa diwariskan turun temurun dan hanya bisa dimiliki oleh Warga Negara Indonesia. Jika membeli sebuah apartemen maka kita akan mendapat sertifikat HGB (Hak Guna Bangunan). HGB memiliki batas waktu sampai dengan 20 tahun. Kita harus perhatikan apakah HGB murni atau HGB diatas HPL (Hak Pengelola Lahan). Jika HGB murni maka tanah milik developer, jika setelah sertifikat habis maka bisa diperpanjang. Kalau HGB di atas HPL berarti tanah tersebut bukan milik developer melainkan kerjasama developer dengan pihak lain sebagai pemilik tanah. Setelah jangka waktu sertifikat habis maka hak bangunan dan tanah menjadi hak pemilik tanah.


Jadi sekarang pilihan ada di tangan kita pilih rumah atau apartemen, keduanya ada kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Kalo saya pilih RUMAH ;-)

Bisnis Rumah Kost Menggiurkan


Usaha rumah kost adalah salah satu alternatif yang dapat dilakukan bagi mereka yang tinggal di kota besar. Selama Jakarta masih menjadi pusat arus urbanisasi, usaha ‘rumah singgah’ ini akan tetap diminati. Terbukti, meskipun dunia ekonomi sempat diguncang krisis global beberapa waktu lalu, namun tak berpengaruh sedikitpun terhadap peminat rumah kost. Untuk memulai usaha ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1.    Perijinan
Urusan yang satu ini memang penting, jangan sampai saat rumah kost dibangun malah disangka bangunan liar karena tidak memiliki IMB (Ijin Mendirikan Bangunan).

2.    Lokasi Strategis
Carilah tempat strategis untuk membangun rumah kos, mayoritas rumah kost dibangun di dekat kampus, perkantoran, dan pabrik. Ini awal yang baik menuai profit.

3.    Fasilitas
Sediakan fasilitas cuma-cuma bagi penghuni kost, misalnya air minum atau peralatan untuk membersihkan kamar. Dengan begitu penghuni akan merasa betah.

4.    Keamanan
Gunakan jasa pengamanan untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan. Penghuni kost juga butuh kenyamanan saat harus meninggalkan barang-barang berharga di kamar.

Usaha rumah kost mampu mendatangkan pemasukkan tetap tiap bulan. Maka, mempertahankan layanan dan membuat penghuni merasa nayaman adalah suatu keharusan. Untuk pengusaha rumah kost yang ingin meningkatkan pendapatan, menambah jumlah kamar kost akan lebih baik dibanding menaikkan tarif sewa kamar kost.

Rahasia Sukses Agen Properti

 

Property menjadi lahan bisnis yang menjanjikan diantara bisnis lain yang bertebaran, ada banyak cara tuk mencapai kesuksesan di bisnis property ini, bahkan banyak yang sukses bermain di bisnis ini tanpa modal. Bagi pemain baru di bisnis property alangkah bijaknya ketika kita memulai bisnis ini dengan tanpa modal, sehingga resiko yang dikhawatirkan bisa diminimalisir sehingga motivasi dalam bergerak menjadi semangat tuk meraih sukses yang gemilang.

Berbisnis property tanpa modal mungkin menjadi pertanyaan besar di benak anda, apa mungkin ya.. Apa yang tidak mungkin tuk bisnis yang satu ini. Memang ada dua cara menjalankan bisnis ini dan keduanya bergantung anda sebagai pemain dilapangan tuk meraih percepatan sukses yang dijanjikan dalam bisnis ini. Sebagaimana Robert T Kiyosaki bilang ada 4 kuadran dalam menghasilkan uang dan dari 4 kuadran itu dikelompokkan lagi menjadi 2 yaitu kuadran kiri dan kanan. Pun demikian tuk bisnis property, ada 2 pilihan untuk menjadi Agen Properti sukses: Cara Kiri dan Cara Kanan.

Agen property pada umumnya menggunakan cara kiri, berjual beli dengan cara tradisional. Dengan perjanjian yang secara hukum bisa dibilang tidak ada kekuatannya. Ketika komisi tidak dibayar, harus bagaimana? Hmmm bingung. Cara kanan adalah kita belajar menjadi investor. Minimal belajar berpikir cara berpikir investor, melihat dari kaca mata investor. Apakah investor retail independen, ataukah investor besar seperti developer.

Jika kita mau mempelajari semua-nya, kita bisa membangun keuntungan dari bisnis ini, mengawalinya dengan tanpa uang atau sedikit uang. Menjadi investor disini-pun bukan dengan cara tradisional: dengan uang modal yang besar, pendanaan bank yang rumit, dan sejumlah langkah sulit. Tapi kita bisa belajar menggunakan kreativitas dan fleksibilitas. Semua-nya tidak semudah membalik telapak tangan, mungkin kita harus menempuh serangkaian negosiasi yang sulit, ratusan property yang harus ditinjau, bahkan pindah dari satu transaksi ke transaksi yang lain, membeli satu property ke property yang lain, mengembangkan ekuitas menjadi semakin besar, sampai satu hari tiba saatnya semua asset itu telah lunas kita miliki seutuhnya.

Menjadi Agen property bukan sekedar memiliki system, tapi juga berpikir kreatif, dan keyakinan yang kuat. Pantang mundur adalah kunci jawaban untuk setiap langkah yang ditempuh, mulai dari mencari property, menghadapi penjual, menghadapi pembeli, menghadapi notaris, menghadapi kontraktor, dll. Jika Anda bukan orang yang gigih, mudah menyerah, mudah putus asa, sebaiknya Anda memulai bisnis lain! Bukan bisnis properti. Jika takut mencoba maka anda tidak akan pernah merasakan kesuksesan yang dialami oleh mereka yang terjun di bisnis property lebih awal, yakinlah mereka semua sudah pernah mengalami hal pahit dan mereka bertahan. So, miliki niat yang baik tuk kita persembahkan kehadapan Alloh SWT dan segeralah action tuk menjemput kesuksesan anda di bisnis ini.

Jadi Agen Properti, Mengapa Tidak?


Jika mau wangi ya bergaul dengan tukang minyak wangi, jika ini yang menjadi latar belakang cerita kita maka jika mau punya rumah banyak bergaul dong sama pebisnis property. So jadi agen property, mengapa tidak? Kalau saja kita menutup mata atas rezeki yang Alloh tebarkan di muka bumi ini, maka sudah pasti kita akan berkaca mata kuda terhadap bidang pekerjaan yang akan kita geluti. Terbukti sahabat, banyak teman kita yang sangat ENJOY dengan pekerjaannya sekarang padahal jika kita jalan bareng dengan mereka, pastinya ngeluhnya banyak dibandingkan syukurnya, yaa ga bisa disalahkan sih karena hasil yang mereka peroleh belum bisa memenuhi kebutuhannya.

Ups, balik lagi yach ke topic pembahasan kita…Sekarang kita bayangkan dulu yang enak2, biar termotivasi dan mau bergerak tuk jadi agen property tentunya. Sahabatku, kita tengok yang sederhana di tengah-tengah masyarakat sekeliling kita, bagaimana kehidupan mereka yang punya kontrakan lebih dari 6 pintu? Hmmm bisa dibayangin kan.. Nah sekarang bagaimana dengan kehidupan para agen property yang setiap bulannya bisa menjual lebih dari 6 unit rumah tipe tertentu? Hmmm bisa juga dibayangin dong.. Faktanya sobat, yang jadi agen property itu secara financial jauh penghasilannya di atas rata-rata orang gajian.

Nah yang perlu digaris bawahi sobat, menjadi agen property itu tidak perlu modal loh karena kita tinggal menghubungkan pembeli dengan pemilik property yang jika deal kita mendapatkan fee 2% sampai 3% dari nilai penjualan property tersebut. Usaha ini bisa hidup karena pemilik property atau pun pembeli tidak punya banyak relasi untuk memasarkan atau pun membeli produk property. Mereka lebih senang menitipkannya kepada agen atau broker property. Jika sobat tertarik dan mau menekuni bisnis property, yuk simak tips jitu memulai bisnis ini :
1. Tekun dan Sabar, karena rata-rata butuh waktu 2-3 bulan tuk mendapatkan calon pembeli sejak mulai dipasarkan
2. Mulai dari kota-kota kecil karena agen property sukses itu adanya diperkotaan, so sobat bisa menjadi yang terhebat dikota kecil itu.
3. Membuat daftar listing property yang akan dipasarkan, temui pemiliknya, buat kesepakatan dan jadikan database
4. Paham transaksi jual beli, legalitas dokumen kepemilikan (surat atau sertifikat tanah), menghadapi notaries PPAT, punya akses perbankan, dll.
5. Kreatif dan berani mengeluarkan dana untuk iklan
6. Manfaatkan iklan gratisan dan social media tuk mendapatkan pembeli
7. Buat akun jejaring social dan aktif di toko online yang banyak pengunjung
8. Manfaatkan Blog tuk memasarkan property anda, konsisten dalam memposting artikel agar teratas dalam search engine google
9. Dalam negosiasi dengan pemilik sertakan biaya promosi, notaries, komisi dll
10. Ketahui karakter calon pembeli
11. Buat kartu nama, dan
12. Bergabunglah dikomunitas agen property

Oke sobat, selamat menggeluti dunia property…SALAM SUKSES penuh BAROKAH

Bisnis Properti Sangat Menjanjikan


 
Setelah 12 tahun berada di dunia pendidikan, rasanya menarik juga mencoba melirik kedunia bisnis seperti teman-teman lain yang sudah lama bergerak dan focus di dunia tersebut. Awalnya seolah tidak percaya bahwa teman yang ketika di SMP pendiam kini memiliki banyak perumahan yang digarapnya, bahkan setiap tahunnya beliau sekeluarga bisa pergi umroh bersama keluarga yang dicintainya. Hmmm semakin rasa ingin mencoba dalam diri ini tumbuh menggelora, tapi menjadi sebuah pertanyaan besar dalam diri, sebenarnya terjun kedunia properti itu perlu ilmu khusus tidak ya? Oh, ketika itu saya tanyakan ke beliau, ternyata sukses di dunia bisnis property itu tidak harus melulu memiliki latar belakang pendidikan yang mendukung..buktinya dirinya dan banyak teman-temannya yang bergerak didunia yang sama tidak memiliki background pendidikan dibidang tersebut.
 
         Sahabatku, tidak usah jauh-jauh kita mencari contoh mereka yang gemilang di bisnis property, coba lihat tetangga kanan kiri kita ada tidak yang bergerak di bisnis property, jika ada bagaimana kehidupan financial mereka? Bagus kan…  Saya punya seorang tetangga yang tadinya beliau pegawai di sebuah perusahaan ekspedisi, berawal dari hal yang tidak disengaja sekarang beliau memiliki perusahaan property yang bonafit di daerah Depok, awalnya tetangga rumahnya kepepet dengan kebutuhan yang sangat mendesak tuk membiayai istrinya melahirkan anak yang ke-4, akhirnya menjual rumahnya kepada si bapak sukses itu. Singkat cerita dibelilah rumah tersebut dengan harga yang sangat murah, ketika coba dipasarkan beberapa bulan setelah itu ternyata harganya begitu fantastic, si bapak sukses ini mendapatkan untung hampir 100%.  Nah dari sinilah cerita bermula.

           Oh iya sahabat, pernah dengar anak muda yang sukses dibisnis property? Ya betul, Elang Gumilang. Ibarat burung, kepakkan sayap Elang Gumilang, kian menjulang. Jika tiga tahun silam konsentrasi bisnisnya melalui perusahaan pengembang Gemilang Property, pada properti kelas bawah. Kini ia menjelajah kelas di atasnya. Elang mengembangkan perumahan berkonsep "real estate" dengan harga jual antara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar di kawasan Bogor Barat. Nah ini Elang Gumilang yang hari ini sudah menikmati usahanya di bisnis properti.

Perkembangan bisnis properti atau rumah saat ini sedang berkembang pesat. Setiap hari selalu saja ada yang mencari rumah, tanah dan ruang usaha baik yang disewa maupun yang dijual. Ini berarti peluang bisnis dan peluang usaha properti atau rumah terbuka lebar untuk anda yang ingin menghasilkan uang lewat bisnis jual beli rumah. Bisnis jual beli rumah bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dilakukan. Selain tidak membutuhkan modal, cukup mudah untuk dilakukan, tidak menyita waktu, tidak membutuhkan tempat yang paling menarik dan komisi yang cukup besar menanti. So, anda sudah berani mencoba?